skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Kenali Penyebab Penyakit Legionnaire Pada Anak Dan Balita

Kenali Penyebab Penyakit Legionnaire Pada Anak Dan Balita

Penyakit Legionnaires merupakan salah satu kondisi peradangan paru paru yang disebabkan oleh kuman dari rumpun legionella yakni legionella pneumophila.

Penyakit ini merupakan 1-8% dari semua kasus pneumonia dan sekitar 4% dari pneumonia berat yang didapat di rumah sakit. Penyakit ini cenderung terjadi pada akhir musim panas dan awal musim gugur.

Penyakit legionnaires biasanya dapat menimbulkan gejala seperti demam, batuk ringan yang disertai dahak, gerah, nyeri otot, sakit kepala, mudah lelah, hilangnya nafsu makan, serta sering mengalami infeksi pencernaan seperti diare.

Penyebab Legionnaire Pada Anak

Penyebabnya adalah bakteri Legionella pneumophilla dan spesies lain dari Legionella. Bakteri ini ditemukan di dalam sistem pengaliran air dan bisa bertahan dalam sistem penyejuk udara yang hangat dan lembab di gedung-gedung perkantoran, termasuk rumah sakit.

Karena itu jika organisme ini menyebar melalui sistem penyejuk udara di hotel atau rumah sakit, maka bisa terjadi wabah yang luas.

Faktor risiko terjadinya penyakit Legionnaire:

  • Merokok
  • Penyakit tertentu, misalnya gagal ginjal, kanker, diabetes atau penyakit paru obstruktif menahun
  • Penderita gangguan sistem kekebalan akibat kemoterapi, kortikosteroid atau penyakit (misalnya kanker dan leukemia)
  • Alkoholik
  • Usia pertengahan atau usia lanjut

Gejala Legionnaire Pada Anak

Penyakit Legionnaire biasanya mulai muncul dalam watku 2-14 hari setelah paparan bakteri legionella. Tanda dan gejala awal yang seringkali ditemukan antara lain demam tinggi, menggigil, nyeri otot, dan sakit kepala.

Dalam waktu 2-3 hari bisa muncul tanda dan gejala lainnya, seperti batuk yang kadang disertai darah, sesak nafas, nyeri dada, hilang nafsu makan, kelelahan, gejala-gejala saluran cerna (mual, muntah, diare), bahkan perubahan status mental (penderita bisa seperti kebingungan).

Penyakit Legionnaire bisa menyebabkan pneumonia berat yang sangat mengganggu pernafasan, bahkan bisa menyebabkan terjadinya gagal nafas dan sindroma gawat nafas akut. Tidak ada gejala spesifik yang langsung menunjukkan adanya pneumonia Legionnaire. Gejala yang muncul mirip dengan pneumonia akibat organisme lainnya.

Meskipun penyakit Legionnaire terutama mengenai paru-paru, tetapi penyakit ini juga bisa menyebabkan infeksi pada luka dan bagian tubuh lainnya, termasuk jantung.

Bentuk penyakit Legionnaire yang ringan (disebut sebagai demam Pontiac) bisa menimbulkan gejala-gejala seperti demam, menggigil, sakit kepala, dan nyeri otot. Demam Pontiac tidak mengenai paru-paru dan gejala biasanya akan mereda dalam waktu 2-5 hari.

Diagnosa

Gejala-gejala penyakit Legionnaire mirip dengan pneumonia jenis lainnya. Untuk memastikan diagnosa perlu dilakukan identifikasi adanya bakteri legionella, misalnya dengan cara pemeriksaan dahak dan kultur bakteri dari saluran nafas. Selain itu, bisa juga dilakukan pemeriksaan lain seperti foto rontgen dada dan pemeriksaan darah yang menunjukkan adanya tanda-tanda infeksi.

Pengobatan

Penyakit Legionnaire diobati dengan pemberian antibiotik. Semakin dini terapi diberikan, maka semakin rendah kemungkinan terjadinya komplikasi berat atau kematian.

Pilihan antibiotika seringkali tergantung dari berbagai hal, antara lain kondisi klinis penderita, toleransi terhadap pengobatan, dan tingkat kepastian terhadap diagnosa.

Pada kasus yang tidak terlalu berat, antibiotik dapat diberikan per-oral (melalui mulut); tetapi jika tidak memungkinkan, bisa diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah).

Jika terjadi gangguan pernafasan yang berat, maka sebaiknya penderita dirawat di rumah sakit guna mendapatkan terapi lebih lanjut, seperti oksigen tambahan, cairan dan elektrolit, atau bahkan alat bantu pernafasan (ventilator mekanik). Demam Pontiac tidak membutuhkan terapi spesifik, karena akan membaik dengan sendirinya.

Pencegahan

Wabah penyakit Legionnaire bisa dicegah, tetapi memerlukan tindakan yang sangat cermat dalam membersihkan dan mendesinfeksi sistem pengairan, kolam, dan spa.

Cara yang paling penting untuk mengurangi risiko terinfeksi adalah dengan tidak merokok. Merokok meningkatkan kemungkinan seseorang terkena penyakit Legionnaire jika ia terpapar bakteri legionella.

Apa Itu Pulmohealer?

Pulmohealer adalah produk dari PT. Autoimuncare Indonesia ( PT. AICI ) yang khusus mengatasi berbagai penyakit paru-paru. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama 15 tahun membuat Pulmohealer banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

Pulmohealer bereaksi cepat, dijamin aman, dan tidak menimbulkan efek samping berbahaya bagi Tubuh Anda.